Jangan Belanja di Toko Kamera Central, Mangga Dua!

Pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan bahkan cenderung ngeselin saat berbelanja? Well, gue baru aja mengalaminya saat berbelanja di Toko Kamera Central Mangga Dua. Review singkat ini sekedar info buat kalian untuk lebih baik tidak mampir ke toko kamera ini. Kalau masih bandel, nanti kalian bisa dapat pengalaman berbelanja yang “tidak terlupakan”.

Hunting Kamera Mirrorless

Sabtu itu, 4 Juni 2016, gue dan bini berencana ke Mangga Dua untuk memperbaiki laptop gue. Kunjungan kami ke sana juga sekalian mau hunting kamera mirrorless Nikon 1 J5 (Review menyusul ya.. :p). Setelah sampai di Mall Mangga Dua dan ninggalin laptop gue di service center, gue dan bini pun memulai pencarian kami.

Selayaknya seorang pembeli, kami keluar masuk beberapa toko. Kami menanyakan harga dan kelengkapan apa saja yang di dapat. Rata-rata toko kamera di Mangga Dua Mall ini cukup baik. Kami mendapatkan beberapa kosakata baru seperti Single untuk paket kit dengan 1 lensa dan Double untuk paket kit dengan 2 lensa. Selain itu, ada juga yang memberikan tips agar kami tidak tertipu kamera dengan garansi tidak resmi. Yah, mungkin karena tampang kami n00b sekali dan terlihat tidak terlalu paham mengenai kamera.

Toko Kamera Central Mangga Dua

Setelah cukup lama keluar masuk beberapa toko kamera, akhirnya kami tiba di depan toko yang terlihat cukup lengkap. Nama toko kamera tersebut adalah Central. Toko ini terletak di Mangga Dua Mall lantai dasar tepat di sebelah Dunia Oblong. Kami pun memasuki toko tersebut. Kami menjumpai seorang pria paruh baya dengan rambut menipis yang sedang asik membaca koran. Lalu dimulailah salah satu percakapan terabsurd yang gue alami sebagai buyer.

“Pak, ada kamera mirrorless Nikon J5” tanya bini gue.
Dia menatap kami tajam, “Ada.” jawabnya singkat lalu lanjut membaca koran.
“Harganya berapa pak?” gue ikutan nimbrung.
Dia melihat kami sekali lagi, lalu menjawab dengan ketus, “7,1 juta. Mau nggak?”

Well, setelah berkelana mengitari beberapa toko kamera, Nikon 1 J5 yang kami incar range harganya dari 4,4 – 5,3 juta rupiah. Terang saja harga tersebut membuat kami cukup kaget. Ah, stay positive. Mungkin saja ini yang double.

“Itu yang double yah pak?” tanya gue sekali lagi mencoba tenang.
“Satu lensa. Mau nggak?” Jawabnya lagi ketus.

Wow wow. WTF is wrong with this guy? Oh, mungkin saja ini limited edition dari emas makanya mahal gitu. Gue pun mengajukan pertanyaan terakhir gue di toko itu.

“Barangnya ada, pak? Bisa lihat?”
“Ngapain mau lihat? Lu kalau nyari Nikon J5 berarti lu udah tahu kan barangnya kayak apa?” doi menjawab dengan nada tinggi.

Bini gue males.
Doi langsung ngacir tanpa berkata apa-apa lagi.
Gue cuma nyengir aja sambil bilang “Yah, semoga bapak jualannya bisa laku yah.” terus berjalan menjauhi toko itu menyusul bini gue.

Setelah itu gue mendengar samar-samar bapak itu berkata “Maksud lo apa? Gue jualan juga tetap laku bla bla bla.”

Kami tidak peduli lagi. Kami berjalan melanjutkan perjalanan kami hunting kamera mirrorless.

Akhirnya Beli di Kota Raya Mangga Dua

Gue bukan orang yang gila hormat.
Gue pun mencoba memaklumi kalau doi mungkin stress karena berulang kali orang masuk hanya bertanya dan tidak membeli.
Mungkin juga penampilan gue dengan kaos dan sendal butek itu dianggap nggak mampu beli olehnya. Bahkan lebih pahit lagi, mau nyolong kamera.
Tapi sebagai penjual, tidak pantas memperlakukan calon pembeli seperti itu.

Akhirnya setelah membeli Nikon 1 J5 di Kota Raya, gue dan bini pun melewati toko kamera Central Mangga Dua itu sekali lagi sambil menenteng kamera yang baru kami beli. Bapak itu kebetulan berdiri di depan toko dan menatap kami sinis.
Yup, gue cukup puas.

Share this Post